Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the js_composer domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u5576841/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Konsultasi: Hukum Salat Qoshar Wanita Musafir Tanpa Mahram - Cholil Nafis
  • Profil
  • Pesantren Cendekia Amanah
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi
No Result
View All Result
Cholil Nafis
No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
  • Yayasan
  • Download
  • Video
  • Konsultasi
Home Konsultasi Hukum Islam

Konsultasi: Hukum Salat Qoshar Wanita Musafir Tanpa Mahram

admin1 by admin1
December 14, 2018
in Konsultasi Hukum Islam
0

Acara Damai Indonesiaku

0
SHARES
719
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan:

Dalam acara tour wali songo yang pesertanya ada laki dan perempuan, saya lihat kaum perempuan berhias diri dan sebagian tidak disertai mahram (suami). Yang menjdi pertanyaan saya ustadz, bolehkah wanita muslimah yang bepergian tanpa mahram dan berhias diri melakukan jama’ dan qashar salat ? Atas jawaban ustadz saya haturkan terima kasih.

Related Posts

Konsultasi : Bolehkah Bayar Zakat Fitrah dengan Uang?

Konsultasi: Wanita Penghafal Al-Qur’an dan Haid

Ketua MUI Pusat: Adzan Untuk Jihad?

Hukum dan Tradisi Malam Nisfu Sya’ban

Abdul Muiz, Kebomas Gresik

Jawaban :

Pak H. Abdul Muiz yang saya hormati. Jama’ dan qashar salat termasuk rukhsah ( dispensasi ) yang diperbolehkan bagi orang bepergian ( musafir ) yang memenuhi syarat. Di antara syaratnya, lebih dari dua marhalah ( lebih kurang 80 KM. ) dan bukan bepergian maksiat. Tour wali songo sudah memenuhi jarak tempuh dua marhalah, namun yang menjadi persoalan tentang wanita yang bepergian dengan berhias diri dan tanpa dibarengi mahram, bepergian seperti ini termasuk safar ma’siah.

Apa boleh mengerjakan rukhsah ( jama’ dan gashar salat ) bagi orang yang safar ma’siah ? Ada dua pendapat ulama’ : Pertama, pendapat mayoritas ulama’ ( Imam Syafi’i, Maliki dan Hanbali ), menyatakan tidak boleh (laa yajuz) bagi orang yang bepergian maksiat yang bukan fardlu seperti nadzar atau haji rukun melaksanakan rukhsah. Kedua, pendapat Imam Hanafi, al-‘Auza’i dan al-Muzanni, boleh (jawaz) mengerjakan rukhsah walau perjalanan itu maksiat, karena umumnya ayat.

al-Imam al-Nawawi menjelaskan dalam kitab al-Majmu’ ‘Ala Syarh al-Muhadzzab Juz IV hal. : 345-346, “( Cabang ) Dalam madzhab ulama’, Madzhab kita memperbolehkan qashar dalam setiap bepergian yang tidak maksiat, baik itu wajib, taat dan mubah, seperti bepergian dalam rangka perdagangan dan semacamnya dan tidak boleh (qashar) dalam safar ma’siah.” Dan dengan ini berkata imam Malik, Ahmad dan mayoritas ulama’ dari kalangan shahabat, tabi’in dan berikutnya. Dan berkata al-‘Auza’i, Abu Hanifah dan al-Muzanni, “ Boleh qashar dalam perjalanan maksiat dan lainnya. ”

Pak H. Abdul Muiz yang dimuliakan Allah SWT, wanita muslimah yang ikut tour wali songo dengan berhias diri dan tidak disertai mahram (suami) itu termasuk safar ma’siah dan bagi yang melakukan safar ma’siah sebaiknya tidak melakukan rukhsah, sesuai pendapat mayoritas ulama’. Jadi sebaiknya melakukan salat dengan sempurna dan tepat waktu, tidak dengan qashar dan jama’. Wallahu a’lam bisshawab.

Tags: Ahlussunnah Wal JamaahFikihHukum IslamPesantren Cendekia Amanah

Popular Posts

Artikel

Tips Tingkatkan Ibadah Sambut Ramadhan

by admin1
February 8, 2025
0

Umat Islam mulai memasuki salah satu bulan yang utama dalam Islam, yaitu bulan Syaban. Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...

Read moreDetails

Tips Tingkatkan Ibadah Sambut Ramadhan

Munas NU : Dam Haji Wajib Disembelih di Tanah Haram selama Masih Bisa

Tiga Tips Tingkatkan Ibadah di Bulan Sya’ban untuk Menyambut Ramadhan

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Buku Baru : Inovasi Produk Pegadaian Syariah

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Kitab Tauhid : Terjemah Qomi al-Thughyan Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Banten

by admin1
June 20, 2019
0

Berjuang di Jalan Allah

by admin1
June 18, 2019
0

Konsultasi: Sahkah Shalat dalam Keadaan Bernanah?

by admin1
December 13, 2018
0

Cholil Nafis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya

© 2026 CholilNafis.com - Tim IT Cendekia Amanah.

No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.