• Profil
  • Pesantren Cendekia Amanah
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi
No Result
View All Result
Cholil Nafis
No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
  • Yayasan
  • Download
  • Video
  • Konsultasi
Home Berita

Ketua Komisi Dakwah MUI: Menghimbau Masyarakat Sudahi Kegaduhan Soal Bendera Tauhid

admin1 by admin1
October 26, 2018
in Berita
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Peristiwa tersebut bukan karena phobia terhadap kalimat tauhid, tapi semata-mata dilakukan karena kecintaan mereka kepada NKRI”

CHOLILNAFIS.COM, Jakarta-Kontroversi pembakaran kain hitam bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan beberapa orang berseragam Barisan Serba Guna Ansor (Banser) mendapat tanggapan beragam di masyarakat.

Related Posts

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Kiai Cholil Beberkan Penistaan Agama oleh Panji Gumilang di PN Indramayu

Ketua MUI Pusat | Jangan Sampai Masayatakat Indonesia Ada yang Tak Memilih

Perubahan Iklim Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berdasarkan keterangan PP GP Ansor bahwa pembakaran dilakukan secara spontanitas karena menemukan bendera selain merah putih sesuai dengan kesepakatan panitia.

Mereka mengaku melakukan perbuatan tersebut atas dasar semangat cinta Tanah Air karena bendera itu diasumsikan sebagai bendera milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang notabene secara resmi dilarang oleh negara melalui keputusan pengadilan.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Cholil Nafis menilai pelaku pembakaran bendera tidak mungkin phobia atau membenci kalimat syahadatain.

“Sebab, sesuai tradisinya, Banser yang notabene warga Nahdhiyin biasa melakukan ritual tahlilan yang di dalamnya terdapat bacaan kalimat tauhid, La ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah,” tutur Kiai Cholil dalam keterangannya sebagaimana juga diterbitkan https://nasional.sindonews.com/read/1349417/13/ketua-komisi-dakwah-mui-sudahi-kegaduhan-soal-bendera-tauhid-1540524217, Kamis 25 Oktober 2018.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah tersebut, jelas sekali peristiwa tersebut bukan karena phobia terhadap kalimat tauhid, tapi semata-mata dilakukan karena kecintaan mereka kepada NKRI.

“Menjaga dari rongrongan ideologi yang hendak mengganti dasar Negara Pancasila dengan sistem khilafah,” tandasnya.

Kendati demikian, kata Kiai Cholil, peristiwa pembakaran bendera telah menimbulkan kegaduhan dan memunculkan tafsir negatif sehingga ada sebagian umat Islam merasa terluka.

Menurutnya, kesalahpahaman ini tidak perlu. Apalagi di tengah memanasnya situasi politik saat ini. Sebab pelakunya pun sudah meminta maaf secara terbuka dengan alasan tidak mengikuti prosedur organisasinya.

Kiai Cholil juga mengajak kesalahpahaman dan kegaduhan ini disudahi demi untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariah.

“Sebaiknya kesalahpahaman dan kegaduhan ini segera disudahi demi keutuhan umat dan kesatuan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Kiai Cholil juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyejukkan suasana atau cooling down, bersikap rendah hati dan saling memaafkan, tidak reaktif, serta membangun dialog dengan mengutamakan kepentingan bersama.

Menurut Kiai Cholil, jika ada hal yang dianggap melanggar hukum, baik pihak yang membakar atau mengibarkan dan membawa bendera di luar kesepakatan bersama, sebaiknya diserahkan kepada penegak hukum. “Demikian juga pihak Polri agar tetap bekerja secara profesional dan dapat bertindak seadil-adilnya demi tegaknya hukum,” tandasnya.

Dia mengajak semua pihak untuk belajar dari peristiwa ini. Menurut dia, jika muncul permasalahan yang menyangkut paham dan tafsir beragama hendaknya ditempuh dengan cara-cara luhur sebagaimana warisan budaya bangsa melalui jalan musyawarah dan dialog dari hati ke hati.

“Sejarah telah mencatat bahwa bangsa kita lekat dengan budaya silaturrahim dan dialog untuk mencari titik temu yang dilandasi rasa cinta kasih dan tulus hati,” kata Kiai Cholil. (Adm/Fz).

Tags: BanserIndonesiaKetua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI PusatNKRIPesantren Cendekia Amanah

Popular Posts

Artikel

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

by admin1
April 9, 2024
0

Oleh : KH. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D الخطبةالأولى لعيد الفطر          الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ...

Read more

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Buku Baru : Inovasi Produk Pegadaian Syariah

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Kiai Cholil Beberkan Penistaan Agama oleh Panji Gumilang di PN Indramayu

Ketua MUI Pusat | Jangan Sampai Masayatakat Indonesia Ada yang Tak Memilih

Perubahan Iklim Siapa yang Bertanggung Jawab?

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Kitab Tauhid : Terjemah Qomi al-Thughyan Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Banten

by admin1
June 20, 2019
0

Berjuang di Jalan Allah

by admin1
June 18, 2019
0

Kitab Muhammad Ali al Shabuni : al Nubuwwa wa al Anbiya’

by admin1
June 18, 2019
0

Cholil Nafis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya

© 2026 CholilNafis.com - Tim IT Cendekia Amanah.

No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi

© 2024 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.