Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the js_composer domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u5576841/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Islam Nusantara : Masing-Masing Orang Mempunyai Makna Sendiri - Cholil Nafis
  • Profil
  • Pesantren Cendekia Amanah
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi
No Result
View All Result
Cholil Nafis
No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
  • Yayasan
  • Download
  • Video
  • Konsultasi
Home Berita

Islam Nusantara : Masing-Masing Orang Mempunyai Makna Sendiri

admin1 by admin1
July 10, 2018
in Berita, Opini
0
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Masing-Masing Orang Mempunyai Makna sendiri terhadap ‘Islam Nusantara'”

CHOLILNAFIS.COM, Jakarta- Belakangan ini muncul polemik pemaknaan ‘Islam Nusantara’, istilah tersebut menemukan momentum popularitasnya, setelah PBNU mengangkatnya menjadi tema Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, pada 1-5 Agustus 2015. Pada acara Muktamar tersebut tema persisnya berbunyi “Meneguhkan Islam Nusantara sebagai Peradaban Indonesia dan Dunia”. Istilah dan tema ini-terlepas beberapa hal problematik terkait-sangat relevan dan tepat waktu waktu dalam konteks nasional maupun internasional.

Related Posts

Munas NU : Dam Haji Wajib Disembelih di Tanah Haram selama Masih Bisa

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Kiai Cholil Beberkan Penistaan Agama oleh Panji Gumilang di PN Indramayu

Ketua MUI Pusat | Jangan Sampai Masayatakat Indonesia Ada yang Tak Memilih

Menurut Ketua Komisi Dakwah dan Pengambangan Masyarakat MUI Pusat, KH M Cholil Nafis Ada dua makna Islam Nusantara, yakni objektif dan subjektif, “Objektif adalah memaknai islam itu berdasarkan sesuatu yang berlaku di Indonesia tetap berdasar al-Qur’an dan Hadist. Hanya saja pada saat dalam al-Qur’an dan Hadist tidak ada, ia mengkayakan dengan budaya di Indonesia, yang menurut ilmu ushul fiqh berdasarkan ‘urf” terangnya pada Rabu, 04/07/2018.

Sedangkan yang subjektif menurut Kiai Cholil dapat memalingkan makna makna Islam dan istilah Islam Nusantara tersebut sehingga dapat dijadikan sebuah alat baru untuk memecah belah umat Islam itu sendiri, “Yang subjektif itu dapat memalingkan makna islam Nusantara menjadi berlawanan dengan Islam yang turun di Arab, dan kadang-kadang rasis kepada Arab dan memaknai Islam untuk menghancurkan islam itu sendiri” lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah tersebut.

Oleh karena itu, kiai Cholil Nafis menegaskan bahwa hal ini disebabkan pada Muktamar NU yang ke-33 Islam Nusantara bukan hasil keputusan, namun merupakan tema dari Muktamar di Jombang pada 1-5 Agustus 2015 tersebut. “ini masalahnya karena di dalam Muktamar NU kemaren Islam Nusantara menjadi tema tapi tidak diputuskan di dalam forum itu apa definisi, apa ciri-cirinya dan lain sebagainya. Sehingga masing-masing orang ya mempunyai makna sendiri, ada yang objektif ada yang subjektif” tutup Kiai Cholil Nafis. (Adm)

Tags: Ahlussunnah Wal JamaahCholilnafis.comIslam NusantraMUI Majelis Ulama IndonesiaNahdlatul Ulamanu.or.idPondok Pesantren Cendekia Amanah

Popular Posts

Artikel

Tips Tingkatkan Ibadah Sambut Ramadhan

by admin1
February 8, 2025
0

Umat Islam mulai memasuki salah satu bulan yang utama dalam Islam, yaitu bulan Syaban. Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...

Read moreDetails

Tips Tingkatkan Ibadah Sambut Ramadhan

Munas NU : Dam Haji Wajib Disembelih di Tanah Haram selama Masih Bisa

Tiga Tips Tingkatkan Ibadah di Bulan Sya’ban untuk Menyambut Ramadhan

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Buku Baru : Inovasi Produk Pegadaian Syariah

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Kitab Tauhid : Terjemah Qomi al-Thughyan Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Banten

by admin1
June 20, 2019
0

Berjuang di Jalan Allah

by admin1
June 18, 2019
0

Konsultasi: Sahkah Shalat dalam Keadaan Bernanah?

by admin1
December 13, 2018
0

Cholil Nafis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya

© 2026 CholilNafis.com - Tim IT Cendekia Amanah.

No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.