• Profil
  • Pesantren Cendekia Amanah
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi
No Result
View All Result
Cholil Nafis
No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
  • Yayasan
  • Download
  • Video
  • Konsultasi
Home Artikel

Masjid Jawa di Bangkok, Thailand

admin1 by admin1
May 12, 2018
in Artikel
0
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CHOLILNAFIS.COM, Jakarta-Seusai khutbah di masjid KBRI di Thailand saya mengunjungi masjid Jawa yang didirikan oleh Muhammad Sholeh asal Rembang Jawa Tengah yang merantau ke Bangkok pada abad 19. Awalnya hanya tempat pengajian dan yasinan kemudian diwakafkan menjadi masjid dan tempat pendidikan

Related Posts

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Perubahan Iklim Siapa yang Bertanggung Jawab?

Ziarah Makam Imam Bukhari

PUASA ARAFAH BERBEDA DENGAN WAKTU WUKUF DI ARAFAH

Masjid ini didirikan di atas tanah wakaf milik Haji Muhammad Saleh, perantauan Jawa pada tahun 2448 dalam tahun Thailand atau sekitar tahun 1906.

Masjid ini berarsitektur Jawa dengan warna bangunan hijau muda dengan atap limasan berundak tiga. Jika dilihat sepintas serasa melihat Masjid Agung Kauman di Yogyakarta dalam ukuran mini. Bangunan utama masjid berbentuk segiempat ukuran 12 x 12 meter dengan empat pilar di tengah yang menjadi penyangga. Selain sisi arah kiblat, di tiga sisi lainnya terdapat masing-masing tiga pintu kayu.

Di luar bangunan utama, terdapat serambi dengan empat pintu yang terbuat dari jeruji besi. Di bagian depan (mihrab), terdapat sebuah mimbar kayu yang dilengkapi tangga. Di kanan dan kirinya terdapat dua buah jam lonceng, juga terbuat dari kayu.

Ada dua bangunan utama yaitu masjid dan madrasah berbentuk rumah panggung dengan aneka jejeran kursi dan meja di kolong rumah. Sementara di seberang masjid ada tempat pemakaman Islam. Interior masjid sungguh membuat saya merasa sedang berada di sebuah masjid tua di Jawa. Di samping kiri masjid terdapat prasasti peresmian masjid berbahasa Thailand.

Jawa Mosque punya madrasah dengan 200-an siswa. Mereka menggelar pengajian Al Quran pada hari Minggu untuk dewasa dan anak-anak pada Senin-Jumat. Di kampung Jawa ini juga tinggal juga cucu KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah sekaligus tokoh Islam Indonesia. Nama sang cucu adalah Walidah Dahlan.

Saat saya berkunjung ke masjid Jawa sempat mampir dengan Ibu Ma’rifah putri tertua pasangan dari Muhammad Irfan Dahlan (cucu Kiai Ahmad Dahlan pendiri organisasi Muhammadiyah) dan Ibu Zuhrah putri H Muhammad Sholeh, pendiri masjid Jawa asal Rembang Jawa Tengah, warga nahdhiyin.

Ma’rifah menjelaskan bahwa masjid itu terus berfungsi sebagai sarana keagamaan dan pendidikan. Ada pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah masjid Jawa secara rutin untuk terus memelihara rasa cinta Indonesia. Pemgantar bahasa pembelajaran acapkali campur2 antara bahawa Thailand, Indonesia dan Jawa.

Pengajian-pengajian masjid banyak minat menggunakan bahasa Indonesia dan Jawa untuk mengenang rindu ke tanah Jawa. Tradisi masjid khas nusantara di jawa seperti beduk, pengajian dan shalawatan bahkan juga tahlilan. Terlihat suasana masyarakat sekitar Masjid seperti budaya jawa. (MCN)

Tags: MUI. Dakwahmui.or.idnu.or.idPesantren Cendekia Amanah

Popular Posts

Artikel

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

by admin1
April 9, 2024
0

Oleh : KH. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D الخطبةالأولى لعيد الفطر          الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ...

Read more

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Buku Baru : Inovasi Produk Pegadaian Syariah

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Kiai Cholil Beberkan Penistaan Agama oleh Panji Gumilang di PN Indramayu

Ketua MUI Pusat | Jangan Sampai Masayatakat Indonesia Ada yang Tak Memilih

Perubahan Iklim Siapa yang Bertanggung Jawab?

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Kitab Tauhid : Terjemah Qomi al-Thughyan Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Banten

by admin1
June 20, 2019
0

Berjuang di Jalan Allah

by admin1
June 18, 2019
0

Kitab Muhammad Ali al Shabuni : al Nubuwwa wa al Anbiya’

by admin1
June 18, 2019
0

Cholil Nafis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya

© 2026 CholilNafis.com - Tim IT Cendekia Amanah.

No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi

© 2024 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.