• Profil
  • Pesantren Cendekia Amanah
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi
No Result
View All Result
Cholil Nafis
No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
  • Yayasan
  • Download
  • Video
  • Konsultasi
Home Konsultasi Hukum Islam

Konsultasi: Makmum Masbuq Shalat Jenazah

admin1 by admin1
December 24, 2017
in Konsultasi Hukum Islam
0

Kiai Cholil Menjawab Konsultasi Hukum Islam : Apa Benar Orang Muslim yang Tidak Penah Sholat Tidak Boleh disholati Ketika Wafat

0
SHARES
84
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan :

Related Posts

Konsultasi : Bolehkah Bayar Zakat Fitrah dengan Uang?

Konsultasi: Wanita Penghafal Al-Qur’an dan Haid

Ketua MUI Pusat: Adzan Untuk Jihad?

Hukum dan Tradisi Malam Nisfu Sya’ban

Ustadz, pada beberapa hari yang lalu saya ta’ziyah ke rumah famili yang meninggal dunia, sampai di rumahnya jenazah sudah berada di masjid dekat rumahnya dan jamaah sedang melakukan salat jenazah. Saya terlambat ustadz, setelah masuk masjid imam sudah takbir yang ketiga. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana caranya salat jenazah bagi makmum yang terlambat, apa ikut takbir imam atau menunggu selesainya imam ? Atas jawaban ustadz saya haturkan terima kasih.

Sholeh, Gedangan Sidoarjo

Jawaban :

Pak M. Sholeh yang saya hormati. Orang yang terlambat datang dalam mengikuti salat berjamaah itu dinamakan makmum masbuq. Bagi makmum masbuq dalam salat jenazah ada beberapa cara sesuai yang dijelaskan oleh para ulama :

Pertama, menurut imam Hanafi dan Maliki : Seorang makmum masbuq hendaknya bertakbiratul ihram dan kemudian mengikuti takbir imam sesuai jumlah takbir dan bacaan imam ( takbir kedua, ketiga atau keempat ), setelah imam salam maka hendaknya makmum melengkapi jumlah takbir yang tertinggal secara langsung dan berurutan tanpa do’a kemudian ditutup dengan salam.

Kedua, Menurut Imam Syafi’i : Seorang makmum masbuq hendaknya bertakbir dan membaca Al-Fatihah sebagaimana urutan bacaan dalam salat jenazah, walaupun imam sudah bertakbir yang kedua, ketiga atau keempat, jika belum takbir imam sudah bertakbir maka hendaknya makmum mengikuti takbirnya imam tanpa membaca al-Fatihah, seperti dalam salat yang lain imam ketika makmum menemui imam sudah ruku’ maka makmum ikut ruku’ tanpa membaca al-Fatihah. Setelah imam salam maka makmum wajib menyempurnakan takbir dan bacaan yang tertinggal sesuai urutan dalam salat jenazah.

Ketiga, Pendapat Imam Hanbali : makmum masbuq hendaknya bertakbir dan langsung melengkapi takbir yang tertinggal dalam salat itu, ketika imam salam maka makmum ikut salam dan tidak harus mengganti takbir setelah salamnya imam. hal ini berdasarkan hadits ‘Aisyah bahwa beliau bertanya kepada Rasulullah, “ Yaa Rasulullah saya salat jenazah ( berjamaah) dan ada sebagian takbir imam yang saya tidak mendengar ( sehingga saya tidak takbir ).” Rasulullah bersabda, “Apa yang kamu dengar maka bertakbirlah dan yang tertinggal tidak wajib diganti.” (al-Iqh al-Islamy wa Adillatuh : II/498)

Pak M. Sholeh yang dimuliakan Allah SWT, Itulah cara salat janazah bagi makmum masbuq sesuai petunjuk para ulama. Semoga Pak M. Sholeh dan kita semua dapat melaksanakannya. Amiin

Tags: Ahlussunnah Wal JamaahcholilnafisCholilnafis.comDakwahFikihIslamKonsultasi Hukum IslamMajelis Ulama IndoensiaMUINUPesantren Cendekia Amanah

Popular Posts

Artikel

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

by admin1
April 9, 2024
0

Oleh : KH. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D الخطبةالأولى لعيد الفطر          الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ...

Read more

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Buku Baru : Inovasi Produk Pegadaian Syariah

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Kiai Cholil Beberkan Penistaan Agama oleh Panji Gumilang di PN Indramayu

Ketua MUI Pusat | Jangan Sampai Masayatakat Indonesia Ada yang Tak Memilih

Perubahan Iklim Siapa yang Bertanggung Jawab?

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Kitab Tauhid : Terjemah Qomi al-Thughyan Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Banten

by admin1
June 20, 2019
0

Berjuang di Jalan Allah

by admin1
June 18, 2019
0

Kitab Muhammad Ali al Shabuni : al Nubuwwa wa al Anbiya’

by admin1
June 18, 2019
0

Cholil Nafis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya

© 2026 CholilNafis.com - Tim IT Cendekia Amanah.

No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi

© 2024 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.